Mendaki Di Musim Hujan?. Inilah 7 Tips Yang Akan Melindungimu Dari Cuaca Buruk

tips mendaki yang akan melindungimu dari cuaca buruk

Sebagai seorang manusia yang pernah merasakan ketenangan hati saat mendaki gunung dan ketagihan bermain di alam bebas. Terkadang, ada saat-saat dimana kamu tidak bisa menahan keinginan untuk melakukan sebuah pendakian, rasanya, kaki terasa gatal ingin sekali keluar dari rumah untuk menyusuri alam liar.

Keinginan itu bisa datang kapan saja, bahkan saat cuaca di luar rumah tidak mendukung, misalnya saat musim hujan. Lantas hal itu membuat kamu bingung, antara keinginan mendaki gunung yang tidak tertahankan atau mengkhawatirkan keselamatan karena cuaca sedang tidak bersahabat, apalagi berada di alam liar, seperti di gunung.

Lantas, apa yang harus kamu utamakan, keselamatan atau keinginan?. Tenang saja, sebetulnya kamu bisa melakukan keinginanmu, mendaki gunung, di saat musim hujan tanpa harus mengkhawatirkan keselamatan, asalkan, kamu mengetahui tips aman mendaki gunung saat musim hujan.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan beberapa tips supaya kamu bisa mendaki gunung dengan selamat, walaupun cuaca sedang buruk. Penasaran apa saja tips-tipsnya?, langsung di bawah sini yah.


Tips Mendaki Gunung Di Musim Hujan.

 
1. Sebelum Melakukan Pendakian, Pastikan Persiapan Sudah Benar-Benar Matang


Pada musim kemarau pun, mendaki gunung adalah perjalanan yang cukup mengandung resiko, apalagi mendaki saat musim hujan, resikonya bertambah dua kali lipat. Cuaca yang ekstrim dan track yang terjal adalah resiko tambahan yang harus kamu hadapi ketika mendaki di musim hujan.

Karena itu, persiapan yang matang sebelum kamu mendaki adalah tiket utama untuk sebuah pendakianmu. Baik itu persiapan mental, fisik atau perlengkapan, semuanya harus benar-benar dipersiapkan dengan baik.

Terutama pada persiapan fisik, seminggu sebelum pendakian, kamu harus menjaga kesehatan, banyak minum air putih dan rutin meminum vitamin, supaya daya tahan tubuh kuat.

Selain itu, persiapan perlengkapan pun tidak kalah penting, kamu harus mengusahakan semua perlengkapan dalam keadaan siap tempur. Perhatikan cover luar tasmu dan alas tenda, apakah ada kebocoran atau tidak. Karena kedua hal itu menjadi penentu, apakah air bisa membuatmu tersiksa atau tidak.

Berbicara mengenai perlengkapan mendaki saat musim hujan, kamu tidak boleh melupakan lima barang di bawah ini.

1. Payung atau Jas Hujan

Supaya tubuhmu bisa terbebas dari basah kuyup, yang mampu membuatmu menggigil di atas gunung, sebaiknya kamu tidak ragu membawa jas hujan atau payung. Dua barang ini mampu melindungimu dari air hujan.

Tidak perlu membawa keduanya, kamu hanya harus memilih dari keduanya, apakah mau membawa payung atau membawa jas hujan, pilihan ada di tangan kamu. Namun saya menyarankan untuk membawa jas hujan supaya pergerakan langkah dan tanganmu bebas tanpa kendala. Selain itu, dalam keadaan tertentu, jas hujan bisa dijadikan tenda Bivak untuk berteduh.

2. Tracking Pole

Saat musim hujan, tanah dan debu yang berada di gunung akan berubah menjadi lumpur, tentunya hal itu akan membuatmu terasa sulit dalam melangkah. Supaya kamu bisa melewati jalan berlumpur dengan baik, maka trackpole wajib berada dalam genggaman tanganmu.

Apabila kamu tidak punya trackpole, dahan pohon kecil juga bisa kamu jadikan tongkat yang menyerupai trackpole.

3. Kanebo atau Spon

Mendaki saat musim hujan, walau bagaimanapun, kamu tidak bisa terlepas sepenuhnya dari air, tidak bisa sepenuhnya kering, pasti ada sebagian dari barang-barang bawaan kamu yang kebasahan. Karena itu, bawalah alat yang sekiranya bisa menyerap air dari barang-barang yang basah, seperti kanebo atau spon.

4. Sepatu yang Kedap Air dan Anti Slip

Ketika kamu memutuskan mendaki pada musim hujan, jangan pernah berfikir untuk memakai sepatu biasa atau sandal, karena track yang akan kamu hadapi nanti akan dua kali lipat susahnya dibanding mendaki saat musim biasa.

Untuk itu, pakailah sepatu yang kedap air, sekaligus anti slip, sepatu seperti itu akan membuat kakimu tetap hangat dan membantumu melewati track yang licin karena air.

5. Membawa Makanan yang Sehat

Saat kamu melakukan sebuah pendakian pada musim hujan, sebaiknya kamu memilih makanan sehat sebagai pengobat lapar, karena pada musim hujan, tubuh manusia lebih rentan terkena penyakit dibanding pada musim biasa.

Pilihlah sayur-sayuran atau buah-buahan, dan jangan lupa mengkomsumsi vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuhmu.

2. Bijak Dalam Memilih Gunung yang Akan Kamu Daki

Tidak perlu terlalu berambisi untuk menaklukan gunung tinggi dan memiliki jalur berbahaya, pendaki yang baik pasti tahu, mendaki bukan tentang menaklukan gunung, namun mendaki adalah soal menaklukan diri sendiri.

Meskipun keinginan untuk mendaki gunung impianmu sangat besar, namun saat musim hujan tiba, kamu dituntut bersikap bijak dalam memilih gunung yang akan didaki.

Dalam memilih gunung, perhatikan dua hal di bawah ini.

1. Pilihlah Gunung yang Memiliki Track Tidak Terlalu Terjal

Jangan memaksakan kehendak, biar pun kamu ingin mendaki gunung-gunung hebat, namun pilihlah gunung dengan track yang mudah, karena ketika musim hujan, track yang akan kamu hadapi, menjadi dua kali lipat susahnya dibanding saat musim kemarau.

2. Pilihlah Gunung yang Bisa Kamu Daki, Naik dan Turun, Dalam Waktu Satu Hari

Selain track yang mudah, jalur yang pendek pun harus menjadi pertimbanganmu dalam memilih gunung yang akan kamu daki. Tidak perlu muluk-muluk ingin bermalam di gunung saat musim hujan karena resiko akan hipotermia terlalu besar.

Pilihlah gunung dengan track pendek, tidak lebih dari 15 km atau jarak tempuh 3 sampai 4 jam. Sehingga kamu bisa naik dan turun gunung dalam waktu satu hari atau tek-tok.

3. Pelajari Gunung, Baik Track atau Jalur, yang Akan Kamu Lewati

Sebelum berangkat dari rumah, sebaiknya kamu mempelajari jalur atau track yang akan kamu hadapi di gunung nanti. Carilah info tentang gunung yang akan kamu daki, baik bertanya pada teman atau lewat pencarian internet di Google.

Hindarilah track berbahaya yang mengandung resiko tinggi atas keselamatan, carilah track yang tergolong tidak berbahaya dan gunung yang terdapat banyak shelternya. Karena hal itu bisa mengurangi resiko atas hal yang tidak diinginkan.

4. Rajin Memantau Prakiraan Cuaca

Setelah melihat prakiraan cuaca pada hari kamu akan melakukan pendakian, walaupun prakiraan cuaca tidak sepenuhnya benar, setidaknya kamu bisa mengira-ngirakan bagaimana cuaca pada hari kamu melakukan pendakian.

Caranya?, mudah sekali, kamu bisa memantau cuaca lewat Hp androidmu dengan menginstal aplikasi prakiraan cuaca, misalnya aplikasi AccuWeather atau yang lainnya.

5. Kemasi Barang Bawaanmu Dengan Baik

Jangan salah, mengemasi barang bawaan dengan baik adalah salah satu faktor penentu, apakah pendakianmu akan nyaman atau tidak, packing carrier adalah salah satu keahlian yang harus para pendaki miliki.

Dalam pembahasan mengenai mengemasi barang bawaan atau packing carrier, ada dua hal yang harus kamu perhatikan.

1. Jangan Terlalu Berat

Ketika musim kemarau, boleh saja membawa carrier besar dan berat agar pendaki lain melihat kehebatan dan kekuatan kamu. Namun, saat musim hujan, sebaiknya barang bawaanmu tidak terlalu banyak dan berat.

Pastikan barang bawaanmu adalah barang-barang yang manfa'atnya memang sangat dibutuhkan, jangan membawa barang yang sama sekali tidak bermanfa'at dalam pendakianmu. Gunakanlah daypack atau tas semi carrier agar kamu bisa membatasi barang-barang yang akan kamu bawa.

2. Lapisi Tasmu Dengan Kantong Kedap Air

Selain menggunakan tas kedap air dan rain cover, lebih baik lagi jika kamu menggunakan trash bag untuk melapisi semua barang bawaan kamu supaya air benar-benar tidak bisa menyentuh sedikit pun barang-barangmu dan mereka tetap dalam keadaan kering.

6. Berdo'alah Sebelum Langkah Pertama

Alih-alih terburu-buru untuk melangkahkan kaki dalam pendakian, walaupun sudah tidak sabar ingin melakukannya, alangkah baiknya apabila kita berdo'a terlebih dahulu sebelum melangkahkan kaki menuju gunung yang kita tuju.

Sebagai orang beragama, kita meyakini bahwa keselamatan hanya datang dari tuhan yang maha berkehendak, oleh karena itu, sebelum melakukan pendakian, mintalah keselamatan kepada-Nya.

7. Jangan Ragu Berbalik Arah Turun Jika Keadaan Tidak Memungkinkan Untuk Naik Ke Puncak

Mendaki gunung terasa tidak sempurna jika tidak mendaki sampai puncak atau top summit, namun, puncak bukan segalanya. Saat kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melanjutkan pendakian ke puncak, jangan ragu untuk berbalik arah kembali ke bawah.

Pada kondisi seperti itu, saat situasi tidak memungkinkan, saat itulah kita dituntut menaklukan diri sendiri, menaklukan keinginan dan ego yang ada di dalam diri. Saat seperti itu, menurut saya, pendaki hebat bukan pendaki yang berhasil menginjakkan kaki di atas puncak, pendaki hebat adalah pendaki yang mampu mengalahkan ego di dalam diri.


Baca juga: 11 tips mendaki aman supaya kamu bisa selalu pulang dengan selamat.


Yup, itulah beberapa tips mendaki gunung di saat musim hujan. Ingat, keselamatan adalah nomor satu. Semoga bermanfaat dan salam lestari!.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mendaki Di Musim Hujan?. Inilah 7 Tips Yang Akan Melindungimu Dari Cuaca Buruk"

Post a Comment