5 Fakta dan Misteri Gunung Ijen di Banyuwangi

misteri gunung ijen

Keberadaan gunung Ijen (2443 mdpl) dengan segala kemewahan alamnya, terutama penampakan blue fire, menjadikan Banyuwangi sebagai tujuan pelancong di dunia. Seakan tak mau kalah dari Jogja atau Bali, pemerintah di sana sangat getol dalam melakukan promosi panorama keindahan alam yang Banyuwangi punya.

Sudah berencana untuk mendaki gunung Ijen?, sebelum melakukan pendakian di gunung Ijen, sebaiknya kamu mengetahui beberapa fakta dan misteri gunung Ijen yang akan saya uraikan di bawah ini.

5 Fakta dan Misteri Gunung Ijen di Banyuwangi

1. Sebagai Penghasil Belerang

Setiap hari, setidaknya ada 200 orang pekerja yang berlalu lalang di kawasan gunung Ijen, mereka memanggul bongkahan belerang. Setelah terkumpul, belerang tersebut akan diproduksi menjadi berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari. Dimulai dari bahan vulkanisir ban, salep kulit, sabun, kosmetik, korek api, hingga bahan untuk pembuatan pupuk.

Baca juga: 5 misteri gunung Raung yang terletak di Banyuwangi

2. Misteri Api Biru di Kawah Ijen

Jangan terkecoh!, api biru yang kamu lihat di kawah Ijen bukanlah magma atau lava yang berwarna biru. Hal itu merupakan fenomena alam, ketika gas belerang bertemu dengan udara yang bersuhu lebih dari 360 derajat celcius, maka akan menghasilkan warna biru yang bercahaya, nampak bagaikan lava berwarna biru.

Untuk menyaksikan keindahan Blue Fire, usahakan untuk melihatnya pada dini hari, paling telat jam 5 pagi. Sebab, pada waktu tersebut, suhu udara sedang dingin-dinginnya dan memenuhi syarat terciptanya fenomena alam bernama Blue Fire.

Pada tahun 1950-an adalah awal ditemukannya Blue Fire di kawah Ijen.

3. Penampakan Nenenk yang Suka Menolong

Menurut sebagian pendaki gunung, di gunung Ijen sering ada penampakan nenek yang suka menolong para pendaki yang tersesat. Misalnya saja pengalaman seorang pendaki yang mengaku pernah bertemu dengan nenek itu.

Ia mengisahkan, bahwa pada sebuah pendakian di gunung Ijen, ia pernah tersesat masuk ke dalam hutan. Saat kebingunan, ia dikagetkan oleh sosok nenek-nenek yang menanyakan keadaannya, setelah bercerita bahwa ia sedang tersesat, si nenenk meminta pendaki itu agar penutup matanya. Setelah diminta membuka matanya kembali, tiba-tiba dia sudah berada di puncak gunung Ijen.

4. Misteri Penampakan Tentara Pejuang di Gunung Ijen

Pada bulan Desember 2016, ada seorang pendaki Probolinggo yang tersesat di gunung Ijen, setelah dilakukan pencarian beberapa hari, pendaki tersebut ditemukan oleh pekerja penambang belerang. Ia terlihat linglung dan pucat.

Setelah beristirah dan ditanyai, ia mengaku bahwa dirinya tersesat di dalam hutan belantara gunung Ijen. Di tengah hutan, dia dikejar-kejar oleh segerombolan orang berseragam sambil mengacungkan golok kepada dirinya. Tidak ada seorang pun yang mendengarnya, padahal dia sudah berteriak sekencang-kencangnya, meminta tolong.

5. Gunung Ijen Adalah Tanah Para Pemberontak

Dahulu, gunung Ijen merupakan kawasan kerajaan Blambangan. Blambangan merupakan kerajaan yang terbentuk dari pemberontakan sang raja, Menak Jinggo, atas kekuasaan kerajaan Majapahit. Perang antara kerajaan Majapahit dan Blambangan terjadi sangat lama, sekitar abad ke-14.

Baca juga: 12 gunung terindah di Indonesia yang akan membuatmu terkagum-kagum

Demikian adalah 5 fakta dan misteri gunung Ijen yang bisa disampaikan. Nyatanya, selain menyimpan kemewahan alam yang sangat mengagumkan, gunung Ijen pun tidak lepas dari bayang-bayang sejarah dan misteri di dalamnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Fakta dan Misteri Gunung Ijen di Banyuwangi"

Post a Comment