Sejuta Misteri Gunung Argopuro, Jember

sejuta misteri gunung argopuro

Gunung Argopuro, setinggi 3.088 Mdpl, merupakan sebuah gunung dengan track terpanjang se-pulau Jawa, rata-rata pendaki membutuhkan 3 hari untuk menjelajahinya, bahkan ada sebagian yang menghabiskan 5 malam di gunung Argopuro.

Berdiri megah di atas kawasan 5 kabupaten, yaitu kabupaten Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo dan kabupaten Jember, diapit oleh dua gunung yang populer, yakni gunung Semeru dan gunung Raung, menjadikan Argopuro tidak kalah populer dibanding 2 gunung tersebut.

Selain fakta bahwa gunung Argopuro merupakan gunung dengan track terpanjang, banyaknya tempat-tempat mistis, kejadian horor yang dialami pendaki atau sejarah hebat yang tersimpan rapih, menjadikan gunung Arjuno sebagai topik pembicaraan yang selalu menarik untuk diperbincangkan. Karenanya, dalam tulisan ini, kita akan membahas secara lengkap tentang;

Sejuta Misteri Gunung Argopuro, Jember

Arti Nama Gunung Argopuro

Argopuro sendiri memiliki makna 'Gunung Pura'. Argo bermakna 'gunung' dan puro bermakna 'Pura', yakni tempat beribadahnya umat agama Hindu. Hal ini tergambar oleh pemandangan di kawasan puncaknya yang dipenuhi oleh puing-puing bangunan yang dilihat dari strukturnya terlihat seperti sebuah bangunan Pura.

Baca juga: 9 gunung tertinggi di Jawa Timur, lengkap dengan review dan letaknya

Kisah Legenda di Gunung Argopuro

Menurut penuturan masyarakat sekitar, dahulu, gunung Argopuro merupakan sebuah kompleks kerajaan yang dipimpin oleh seorang perempuan cantik, bernama dewi Rengganis. Puncak Rengganis merupakan tempat berdirinya keraton kerajaan dan Alun-Alun Rawa Embik sebagai padang rumput untuk mengembala hewan peliharaan kerajaan.

Dewi Rengganis sendiri merupakan putri dari Prabu Brawijaya yang diasingkan, lantaran ia adalah hasil dari hubungan antara Prabu dengan salah satu selirnya, sang dewi kabur ke gunung Argopuro dan mendirikan kerajaan di sana, di tempat terpencil, di tengah hutan yang lebat dan buas, dan di dataran ketinggian.

Untuk menghormati sang dewi, maka salah satu dari tiga puncak gunung Argopuro dinamakan dengan puncak Rengganis, dua lainnya adalah puncak Arca dan puncak tertinggi bernama puncak Argopuro.

Misteri Danau Taman Hidup di Lembah Gunung Argopuro

Danau Taman Hidup terletak di lembah gunung Argopuro, kira-kira, sejauh 6 jam perjalanan dari desa Bremi, Kec. Krucil, kota Probolinggo. Selain pemandangannya yang indah, danau satu ini pun dikenal cukup sakral, memiliki berjuta misteri dan lengket dengan nuansa mistis. Konon, danau Taman Hidup merupakan tempat favorit bagi dewi Rengganis untuk merenungkan nasib kerajaannya.

Ada sesuatu yang istimewa dari danau satu ini, yakni ada mitos yang mengatakan, apabila kamu berteriak di depannya, maka seketika kabut tebal akan menghampirimu dan menghalangi pemandangan indah danau tersebut. Sudah pernah saya coba dan ternyata memang seperti itu, entah kebetulan atau mitos tersebut memang betul adanya.

Baca juga: pendakian gunung Semeru via Ranu Pane

Sejarah Berdarah di Cikasur Pada Masa Penjajahan

Cikasur merupakan padang savana yang terluas di gunung Argopuro. Dahulu, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang ini adalah landasan pesawat yang dibangun pada masa penjajahan Belanda. Fakta ini terbukti dengan ditemukannya alat pembangkit listrik (genset) yang ditemukan di salah satu sudut Cikasur. Pada genset tersebut terdapat tulisan '1912', menandakan masa pembuatannya.

Awal masa pembuatannya, hanya sedikit penduduk pribumi yang bekerja dengan janji akan digajih. Setelah beberapa waktu kemudian, kolonial Belanda memerintahkan mereka agar mengajak penduduk pribumi lain untuk ikut bekerja dan berjanji akan memberikan upah setelah landasan selesai dibangun.

Namun, setelah pembangunan itu selesai. Bukannya memenuhi janjinya, membayar para pekerja. Para kolonial malah memberikan tugas baru, yaitu membuat sungai untuk aliran air. Ketika para pekerja sedang membuat sungai, maka serdadu Belanda datang dengan moncong senjata, membantai para pekerja dan menguburnya secara masal di galian sungai tersebut. Hal ini dilakukan agar keberadaan landasan pesawat tidak bocor ke telinga para pejuang. Sangat biadab ulah kolonial para penjajah itu.

Cerita Horor di Gunung Argopuro

Pada bulan April 2015, kita dikagetkan dengan berita hilangnya dua pendaki di gunung Argopro, yaitu Rezza Aji Pratama (25) warga Serpong Utara Jakarta dan Wanulfa Zuhra (25) asal Langsa Aceh.

Setelah petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam setempat melakukan pencarian, di hari ke-5, akhirnya mereka berdua ditemukan selamat dan menceritakan pengalaman mereka saat tersesat di dalam lebatnya hutan pegunungan Argopuro. Mereka menceritakan bahwa di tengah hutan sana, mereka mendengar orkes dangdut.

Mengira sudah dekat dengan pemukiman warga, mereka pun mengikuti suara nyanyian dangdut tersebut hingga akhirnya tersadar, mereka berada di tengah-tengah hutan yang sangat lebat dan rimbun.

Mitos Mimpi Basah di Gunung Argopuro

Ada salah satu mitos yang beredar di kalangan pendaki, yakni saat kamu mendaki gunung Argopuro, maka salah seorang di antara rombonganmu akan mengalami mimpi basah. Hal ini sudah sangat sering terjadi, banyak pendaki yang meyakini bahwa mitos ini memang benar adanya.

Baca juga: info gunung Semeru, lengkap dengan jalur pendakian, letak dan info transfortasi

Demikian adalah sejuta misteri gunung Argopuro yang bisa kamu ketahui lewat tulisan ini. Gunung Argopuro memang istimewa dengan misteri di dalamnya, biarkan seperti itu, nikmatilah keindahannya, sambil menikmati keistimewaannya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejuta Misteri Gunung Argopuro, Jember"

Post a Comment